30 Pedagang Jajanan di SD-SD Dibina Puskesmas Pakuhaji

PAKUHAJI – Sedikitnya 30 pedagang makanan dan minuman di sejumlah SD di wilayah kerja Puskesmas Pakuhaji mendapat Pembinaan Tempat Pengelolaan Makanan dan Makanan Jajanan di Aula Puskesmas Pakuhaji, Senin (12/11/2018).

Kegiatan dibuka Kepala Puskesmas Pakuhaji dr Netty Mawarti dengan menghadirkan narasumber Jatmiko, Petugas Kesling dari Puskesmas Teluknaga.

Dalam sambutannya dr Netty mengajak para pedagang makanan dan minuman agar dapat menjaga tempat pengelolaan makanan dan jajanan yang sehat supaya yang dijual kepada anak-anak SD merupakan makanan yang sehat untuk dikonsumsi.

“Jangan sampai menggunakan bahan kimia dan bahan makanan berbahaya, kasihan anak-anak. Anggap saja seperti membuat makanan atau jajanan untuk anak sendiri,” katanya.

Ditambahkannya kebersihan dan kesehatan makanan jajanan anak sekolah merupakan tanggungjawab bersama.

Sementara Jatmiko, narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan materi mengenai higiene sanitasi makanan. Yaitu perlunya menjaga kebersihan dan kesehatan mulai dari makanan, orang, tempat dan perlengkapannya.

“Higienitas penting diperhatikan agar tidak terjadi keracunan makanan pada anak-anak sekolah yang berakibat fatal, jadi kita harus hati-hati dalam menyiapkan makanan jajanan,” jelasnya.

Diperkenalkan pula konsep dari pertumbuhan bakteri dalam makanan yaitu jika dalam ruangan normal makanan bertahan paling lama 6 jam, setelah itu harus dipanasi.

Selanjutnya sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini petugas Puskesmas Pakuhaji akan menjadwalkan monitoring ke sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Pakuhaji untuk melihat tempat pengelolaan makanan dan jajanan yang sehat.

sumber: dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini