Disyukuri 18 RS di Kabupaten Tangerang Telah Terakreditasi

TIGARAKSA – Patut disyukuri dari 25 rumah sakit (RS) yang terdata keberadaannya di wilayah Kabupaten Tangerang, kini sudah 18 RS terakreditasi, tersisa 7 RS lagi yang belum terakreditasi karena dalam tahap proses.

Diharapkan proses akreditasi RS tersisa dapat diselesaikan di tahun 2018 ini. Akreditasi sendiri bernilai penting sebagai bukti pengakuan RS itu bisa memberikan pelayanan yang berstandar terbaik yang telah ditentukan.

Nur Qomariah SKM MMKes, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Swasta pada Dinkes Kabupaten Tangerang, Kamis (15/11/2018), menjelaskan bagi rumah sakit yang sudah terakreditasi maka RS itu dinilai sudah bisa memberikan pelayanan sesuai standar ditentukan secara baik.

Akreditasi sendiri diberikan secara berjenjang, yaitu: Pertama, RS berakreditasi paripurna yang memberi arti RS itu sudah lengkap sarana-prasarananya. Kedua, RS berakreditasi utama yang memberi arti masih ada sedikit kekurangan persyaratan yang harus dipenuhi.

Ketiga, RS berakteditasi perdana yang memberi arti RS itu masih ada kekurangan persyaratannya sehingga harus ada pembenahan, meskipun sudah bisa memberikan pelayanan sesuai standar.

“Untuk rumah sakit yang belum terakreditasi, tetap kita berikan pembinaan agar bisa segera terakreditasi di tahun 2018,” kata Nur Qomariah SKM MMKes.

Pembinaan ini penting karena di tahun depan penilaian akreditasi RS akan menggunakan versi baru, yang dikabarkan lebih sulit dibandingkan dengan penilaian akreditasi RS sekarang. Ke depan penilaian akreditasi menggunakan istilah standar, utama dan paripurna.

Dijelaskan pula dari 3 RSU milik Pemkab Tangerang, 2 RSU-nya telah terakreditasi dengan hasil paripurna. Sedangkan dari 12 RS swasta, terinci 5 RS swasta terakreditasi paripurna, 1 RS terakreditasi utama, 6 RS baru perdana, dan 1 RS lagi belum terakreditasi.

Sementara untuk RSIA ada 9 RSIA, terinci 4 RSIA sudah terakreditasi dengan nilai paripurna dan 5 RSIA lainnya belum terakreditasi, dan 1 RSB belum terakreditasi.

sumber: dinkes.tangerangkab.go.id


Bagikan artikel ini