Syarat Penerbitan Akta Perkawinan (Non-Muslim)

Syarat Penerbitan Akta Perkawinan (Non-Muslim)

  1. Foto copy Surat Pemberkatan Perkawinan dari Pemuka Agama (Gereja, Vihara, Pura) dilegalisir
  2. Foto copy Akta Kelahiran Suami-Istri, dilegalisir (Jabodetabek), untuk luar Jabodetabek mengisi form SPTJM kelahiran dari Dinas
  3. Foto copy E-KTP kedua mempelai, Foto copy KTP orangtua (jika ada) dan Kartu Keluarga (Terbitan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota)
  4. Surat Keterangan belum pernah menikah dari Desa/Kelurahan (Asli) bagi domisili Kabupaten Tangerang
  5. Surat Keteangan/Rekomendasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota setempat (Bagi kedua mempelai beda domisili)
  6. Pas foto berdampingan ukuran 4x6 cm sebanyak 5 (lima) lembar dan background merah atau biru (jangan editan/scan)
  7. Foto copy KTP 2 (dua) orang saksi yang telah berusia di atas 21 tahun dan harus hadir pada saat pencatatan perkawinan
  8. Foto copy Akta kelahiran anak yang akan diakui dan disahkan (bagi yang sudah memiliki anak) (Bawa aslinya)
  9. Akta perceraian / kematian jika yang bersangkutan duda / janda yang telah pernah kawin secara catatan sipil.
  10. Ijin dari Komandan bagi Anggota Polri / TNI
  11. Bagi perkawinan campuran ( dua kewarganegaraan) melampirkan keterangan beum menikah / status single dari Kedutaan Negara salah satu pasangan yang WNA, Srat Keterangan Lapor Polisi dan Foto copy Passport.


Bagikan artikel ini