PENSIUN TETAP BERKARYA

PENSIUN PASTI DATANG  BERKARYA JALAN TERUS

Menulis Salah  Satu Alternatif, Catatan Kecil Buat Hj. Etty Karyati

Oleh : Edi Kusmaya

Wakil Ketua IPKB (Ikatan Penulis Keluarga Berencana) Banten

 

Pensiun, purna bhakti apapun namanya, adalah salah satu siklus perjalanan setiap orang dalam bekerja. Lalu muncul  pertanyaan klasik, yang akan kita alami, "Apa yang akan dilakukan setelah masa itu tiba".

Tentu setiap dari kita sudah punya rencana. Tiap orang akan berbeda, sesuai dengan prinsif, pola pikir dan keadaan masing-masing.

Satu hal yang pasti, pensiun bukan berhenti berpikir dan berkarya. Hanya porsi dan jenis aktivitasnya harus disesuikan dengan kemampuan, terutama dari sisi fisik.

Karena bekurangnya  aktivitas berpikir, akan berpengaruh pada proses penurunan kemampuan otak dan akhirnya berimbas juga pada kondisi fisik. Oleh karenanya tetap berkegiatan sesuai dengan kemampuam dan potensi masing-masing.

Menulis. Ya. Salah satu aktivitas yang bisa dijadikan alternatif bagi rekan-rekan yang sudah pensiun.  Menulis tidak terlalu menguras energi fisik. Hal ini tentu sangat sesuai dengan kondisi tubuh kita.

Begitu juga kemampuan berfikir kita, akan terus berkurang seiring berjalannya waktu. Namun hal itu setidaknya bisa diperlambat, jika kerja otak kita terus diaktifkan,  diantaranya dengan membaca dan menulis.

Mengapa ? Menulis akan selalu bersamaan dengan aktivitas membaca. Dua duanya seperti mata uang, tidak bisa dipisahkan. Menulis itu sendiri hakekatnya membaca. Kebiasaan membaca, akan meng-up date informasi dan wawasan kita, sehingga tetap aktual. Apalagi di era digital, semua sudah ada dalam genggaman tangan. Tinggal bagaimana memanfaatkan, memanai serta memilah dan memilihnya. Mana yang kita butuhkan dan manfaatkan paling optimal.

Apa yang kita akan tulis. Bagi para pensiunan, ide dan gagasan tentu tal akan terhitung banyaknya. Perjalana karier, adalah inspirasi berharga. Pengetahuan, wawasan dan pengalaman selama bekerja, sumber gagasan berharga. Bahkan hobbi yang selamani ini digeluti, seperti olahraga, berkebun dan memasak - adalah bahan tulisan yang tak pernah habis tuk digali.

Doeloe ketika bekerja tak ada celah waktu, kini saatnya tiba untuk memulai menulis.

Tak ada yang sulit, aktivitas menulis sudah merupakan aktivitas biasa dalam bekerja. Tulislah apa yang telah kita lakukan selama bekerja. Pasti banyak pengalaman berharga akan bermanfaat buat orang lain, terutama bagi yang masih bekerja. Mungkin ada juga ada  cerita menarik, bahkan lucu yang bisa ditulis. Singkatkan bahan untuk tulisan, sudah ada tinggal memulainya.

Khusus rekan-rekan di DPPKB, sekarang telah terbentuk Ikatan Penulis KB (IPKB) Banten, yang dikomandoi seorang penulis senior yang  kini  telah purna bakti  (H. Drs. Teteng Jumara MM)

Lembaga independen besutan Perwakilan BKKBN Banten tersebut, adalah salah satu wadah bagi penggiat kependudukan dan KB untuk berbagai pengalaman dan pemikiran dalam bentuk tulisan. Jadi pemgalaman berharga para purna bakhti DPPKB, bisa berbagai dalam organisasi ini. Sehingga program KKBPK  (Kependuduka  Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) bisa lebih greget lagi, dapat lebih tersosialisasikan dan terdokumentasikan lagi.

Mari berkarya !


Bagikan artikel ini